Rabu, 11 Februari 2015

Pandangan Pertama, Suara Yang Indah, dan Sam Smith

Shalala Salam.

Pada umumnya, seorang perempuan pasti memiliki penyanyi pria favorit. Anggota boyband lah, vokalis band lah, bahkan penyanyi solo sekalipun. Aku punya banyak sekali penyanyi pria favorit, dari segala genre, vokalis band, anggota boyband, hingga penyanyi solo dari seluruh dunia. Heheheh :D Pada dasarnya kan aku suka musik, lagu, dan juga cowok. wkwkwkwk. *wajar&normal

Disini, aku mau ngomongin soal Sam Smith :) Ada yang tidak tahu siapa itu Sam Smith? Okay, biar saya jelaskan. Sam Smith adalah penyanyi dan penulis lagu asal Inggris. Namanya meledak setelah singlenya yang berjudul "Stay With Me" dirilis pada awal 2014 lalu dan juga pada tahun yang sama, Sam Smith merilis album pertamanya yang berjudul "In The Lonely Hour". Sam Smith jadi sukses berkat album ini. Terbukti saat penghelatan Grammy Awards ke-57 kemarin, Sam Smith memborong 4 piala dari 6 nominasi yang dia dapatkan. *XDD seneng banget aku!! Dia memenangkan kategori Best New Artist, Best Pop Vocal Album, Record Of The Year, & Song Of the Year. Kata adikku yang nonton perhelatan ini sampai selesai (di tv tentunya), semua orang sampai menggelengkan kepala melihat prestasinya yang luar biasa. Hebat banget. Masih 22 tahun sudah sukses banget, berkat kreatifitasnya. Muda tapi Luar Biasa *tiru2 SSfm.

Jadi, sejak kapan aku mulai menyukai Sam Smith? Awal mula aku jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Sam Smith, sekitar bulan Juni-Juli 2014 kalau tidak salah. Jadi, di MTV Asia kan ada segmen MTV Push (segmen yang mempromosikan artist-artist baru). Nah, cuplikan MTV Push bulan itu, selalu muncul di saat-saat iklan. "Oh won't you stay with me..." dengan suara yang melelehkan hatiku, otomatis mataku langsung tertuju pada layar tv.. Di akhir cuplikan iklan itu, menampakan wajahnya Sam Smith yang ohhhmigotttt... setiap hari aku tungguin lagu ini dan kesempatan itu datang. Aku bisa lihat video klip ini secara full dan makin kepincut sama Sam Smith. :D

Jarang banget aku suka sama penyanyi, anak band, klub bola, pebalap pada pandangan pertama. Jarang sekali. Seingatku sih cuma Sam Smith sama Mustafa Ceceli (penyanyi Turki) saja yang aku sukai pada pandangan pertama.

Akhirnya. takdir membawaku pada suatu kenyataan yang bikin aku menangis beberapa hari. Hari itu, ketika aku pulang dari kampus, dua teman kosku langsung ngomong, "hiii, chun, Sam Smith lhoo, kalo foto di IG, menggok gayanya.. alisnya cetakan pula." Aku sih cuma ketawa :D kan lucu tohh XDD
Aku pun tertarik untuk buka-buka instagramnya, hiiiii lucu!!! XDD dan hal ini membawaku kepada wikipedia, karena aku penasaran sama tanggal lahirnya Sam Smith. Berniat untuk lihat tanggal lahir, aku malah nge-scroll down mouse ku untuk membaca Personal Life nya. Barangkali udah punya cewek. Dan.............
Sam Smith adalah gay...
APA?!!!!!
DEMI APA?!!
KENAPA HARUS GAY??!!
KENAPA AKU HARUS SUKA SELEBRITI GAY LAGI?!!

aku pun tak mampu menahan air mata dan aku menangis di depan teman-temanku *otomatis teman2ku shock XDD

hahahahaha.. mungkin sekitar semingguan aku menangis mendengar nama dan lagunya.

Ya begitulah.

Meskipun dia gay, aku patah hati sih, hanya saja tak bisa membencinya.



Melihat pengalamanku sebelum-sebelumnya, aku sudah dibuat patah hati oleh selebriti yang gay. Contohnya: Steven Gately dari Boyzone, Mark Feehily dari Westlife, Ben Whishaw, Wentworth Miller, Simon Woods, Ricky Martin... siapa lagi yaa.. fiuhhh... aku nggak benci sama mereka, tapi rasa sukaku langsung berkurang drastis, dan ketika mengetahui mereka adalah gay, aku cuma shock aja, nggak ada acara hujan air mata segala. Kaget saja... *yg paling parah adalah ketika tahu Mark Westlife itu gay, aku menyangkalnya selama tiga tahun, rada nggak legawa kalo dia itu gay XDD Tapi ya sudahlah, itulah jalan hidup mereka, aku nggak bisa nyalah-nyalahin, ngejudge, ataupun benci sama mereka. Sampai sekarang aku masih menikmati karya-karya mereka kok.

Emang, Sam Smith "sedikit" mendapatkan perhatian "khusus" di hatiku. Mengetahui dia gay saat aku berada di puncak suka-sukanya sama Sam Smith itu rasanya seperti terbang ke surga firdaus lalu jatuh ke neraka jahanam. Pantas aja aku nangis semingguan. Tapi aku nggak bisa benci sama dia, malah tambah suka. :D Tinggal beli albumnya aja sih, soalnya belum ketemu XD ke DT di Malang mesti kosong stocknya -_- belum cari lagi sih.. semoga ada yaa ketika aku udah balik ke Malang.

Dan aku rencana kirim surat cinta ke Sam Smith, tapi belum mencari alamat buat kirim surat fans nih.

Salah satu paragraf yang aku tulis di surat untuk Sam Smith:
(dalam B.Indonesia)

"Sam Smith, aku sangat sedih ketika mengetahui bahwa kau adalah seorang gay. Bukan karena aku homophobia, tetapi karena aku harus menerima kenyataan pahit. Kenyataan bahwa aku tidak akan memiliki kesempatan dicintai olehmu. Karena aku seorang perempuan."

Udah ahh -____-

Maaf yaa kalau isi surat itu sangat berlebihan.. >_<

Washalala wasalam.

Senin, 05 Januari 2015

Tentang Lagu One Last Breath oleh Creed

Karena mendengar berita tentang Scott Stapp, sang vokalis dari band Creed, yang dikabarkan mengalami masalah finansial hingga menjadi gelandangan dan berita selanjutnya mengabarkan Scott Stapp sedang mengalami gangguan mental, tiba-tiba aku teringat lagu One Last Breath yang dinyanyikan oleh band Creed.

Yang suka sama lagu-lagu barat awal 2000an dan yang sering nonton Mata Najwa, pasti tahu lagu ini. Ini adalah salah satu lagu favorit saya dan karena saya sering nonton Mata Najwa, saya jadi penasaran mengapa lagu ini yang digunakan untuk penutupan acara Mata Najwa. Karena itu saya penasaran banget sama makna lagu ini. Coba-coba mengartikan sendiri, ternyata oh ternyata lagu ini memiliki makna yang sangat dalam dan memang sangat cocok untuk acara Mata Najwa. Padahal saya juga mau ulas lagu ini lebih dalam, ternyata sudah ada yang mengulas dengan baik di Kaskus dan satu pandangan sama saya :D

Kalau mau baca langsung ke lokasi:
http://www.kaskus.co.id/thread/53463562c1cb17760a8b4688/lagu-penutup-acara-mata-najwa-sangat-penuh-arti

Plus, berikut adalah lirik lagu One Last Breath beserta terjemahan Bahasa Indonesianya. Semoga bisa lebih menghayati makna lagunya dan selamat menikmati :D

Creed - One Last Breath
Creed - Satu Nafas Terakhir

Please come now I think I'm falling
Tolong datanglah sekarang, kupikir ku sedang terjatuh 

I'm holding on to all I think is safe
Kubertahan ke semua yang kupikir aman

It seems I found the road to nowhere
Sepertinya kutemukan jalan entah ke mana

And I'm trying to escape
Dan kucoba melarikan diri

I yelled back when I heard thunder
Kuteriak saat kudengar guntur

But I'm down to one last breath
Tapi aku tinggal satu nafas terakhir

And with it let me say
Dan dengannya biarkan aku berkata

Let me say
Biarkan aku berkata


Hold me now
Peganglah aku sekarang

I'm six feet from the edge
Aku di ambang kematian

And I'm thinking maybe six feet
Dan kupikir mungkin kematian

Ain't so far down
Tak lama lagi


I'm looking down now that it's over
Kumenunduk, sekarang sudah berakhir

Reflecting on all of my mistakes
Merenungkan semua kesalahanku

I thought I found the road to somewhere
Kukira kutemukan jalan ke suatu tempat

Somewhere in His grace
Suatu tempat dalam rahmat-Nya

I cried out, "Heaven save me"
Kuteriak, "Tuhan selamatkan aku"

But I'm down to one last breath
Tapi aku tinggal satu nafas terakhir

And with it let me say
Dan dengannya biarkan aku berkata

Let me say
Biarkan aku berkata


Hold me now
Peganglah aku sekarang

I'm six feet from the edge
Aku di ambang kematian

And I'm thinking maybe six feet
Dan kupikir mungkin kematian

Ain't so far down
Tak lama lagi

Hold me now
Peganglah aku sekarang

I'm six feet from the edge
Aku di ambang kematian

And I'm thinking maybe six feet
Dan kupikir mungkin kematian

Ain't so far down
Tak lama lagi

I'm so far down
Ku semakin jatuh


Sad eyes follow me
Mata sedih mengikutiku

But I still believe there's
Tapi ku masih percaya ada

Something left for me
Sesuatu tersisa untukku

So please come stay with me
Jadi tolong tetaplah bersamaku

'Cause I still believe there's
Karena ku masih percaya ada

Something left for you and me
Seusatu tersisa untukmu dan aku

For you and me
Untukmu dan aku

For you and me
Untukmu dan aku


Hold me now
Peganglah aku sekarang

I'm six feet from the edge
Aku di ambang kematian

And I'm thinking
Dan kuberpikir


Hold me now
Peganglah aku sekarang

I'm six feet from the edge
Aku di ambang kematian

And I'm thinking maybe six feet
Dan kupikir mungkin kematian

Ain't so far down
Tak lama lagi

Hold me now
Peganglah aku sekarang

I'm six feet from the edge
Aku di ambang kematian

And I'm thinking maybe six feet
Dan kupikir mungkin kematian

Ain't so far down
Tak lama lagi


Please come now I think I'm falling
Tolong datanglah sekarang, kupikir ku sedang terjatuh

I'm holding on to all I think is safe
Kubertahan ke semua yang kupikir aman


Late Post: Selamat Tahun Baru

Meski saya juga tidak terlalu merayakan tahun baru (masehi ataupun hijriyah), apalagi akhir tahun 2014 banyak musibah yang menimpa Indonesia. Meski begitu, saya tetap ingin mengucapkan Selamat Tahun Baru Masehi, semoga dari 1 Januari 2015 hingga 31 Desember 2015, kita semua diberkahi oleh Tuhan Yang Maha Esa :D

Itu doa saya secara umum, kalau doa saya secara khusus, saya ingin rakyat Indonesia, dari yang jabatannya paling tinggi hingga yang tak memiliki jabatan di negeri ini atau dimanapun, semoga kita bisa menjadi orang-orang yang bisa menahan hawa nafsu dan ego diri masing-masing. Jadilah orang yang berpikir, jangan asal bicara tanpa berbuat apa-apa. Hormati juga orang lain sehingga kita bisa hidup selaras dan tanpa prasangka buruk di negeri yang heterogen alias orangnya bermacam-macam ini. Dan semoga Indonesia bisa mandiri dan tidak terlalu tergantung pada dunia luar.
Dan semoga orang Indonesia bisa selamat di dunia yang sangat buram ini.
Amiin Ya Rabbal Alamin.

N.B: kadang prasangka juga dibutuhkan dalam hidup ini, namun bukan prasangka yang abal-abal dan besar ego.

Jumat, 26 Desember 2014

Lagi Suka Turki

Tiba-tiba pingin nulis tentang ini. :D
Karena tersentil oleh pertanyaan teman "Shab, kamu kok jadi suka banget sama Turki-Turki gitu?"
Jadi, langsung ke kisah saja yaa.

Sebenarnya sudah lama aku tertarik dengan Turki. Perkenalan pertama ku dengan Turki sih adalah Harun Yahya, saat SD aku suka banget menonton VCD Harun Yahya yang berisi tentang Science dan Islam, kalau dari sisi dunia hiburan PerTurki-an adalah aktor ganteng dan terkenal dari Turki, Kıvanç Tatlıtuğ. Saat itu aku masih SMP kelas 1, sekitar tahun 2007an. Zaman-zamanku ngefans berat sama orang-orang bule, Eropa, Latino, Amerika. Dari film hingga olahraga, pokoknya lihat bule langsung ngefans. *Alay *nggak kayak gitu kok :B. Jadi, suatu hari mbak sepupuku lagi baca koran, tiba-tiba dia memanggilku. "Mbak Ida, ada aktor ganteng dari Turki. Dia dijuluki Brad Pitt-nya Turki". Segera aku lihat koran tersebut. Kesan pertama: WOW GANTENG BANGET XD tapi sinetronnya Kıvanç saat itu yang berjudul Gümüş diberitakan dicekal oleh para ulama di Arab World karena sangat-sangat tidak Islami. Karena itu aku semakin penasaran. Akhirnya aku cari sinetron itu di Youtube. Ternyata oh ternyata sinetron Turki mengandung adegan ciuman atau bahasa Inggrisnya Kissing scene. Saat itu benar-benar baru tahu kalo di Timur Tengah juga ada begituan. Dulu, aku pikir di Timur Tengah itu alim banget dan seks adalah hal yang sangat tabu. Tapi lama-kelamaan aku pun tahu tidak ada dunia yang sangat-sangat alim seperti itu :D

Perkenalan selanjutnya tentang PerTurki-an, zaman SMP ketika membaca mini-novel bergenre adventure-thriller Meet Me In Istanbul karangan Richard Chisholm. Novel itu seru banget dan juga menggambarkan keindahan kota Istanbul. Ada lagi yang bikin saya kepincut sama Turki, gara-gara film Prancis berjudul Le Grand Voyage. Saat itu sekitar tahun 2009, salah satu tv swasta di Indonesia, MetroTv, memutar film-film internasional setiap Sabtu malam jam 10an. Nah, Turki tidak luput dari latar belakang film ini dan keindahan Masjid Biru (Blue Mosque) alias Masjid Sultan Ahmet tertangkap dalam adegan. Dari film ini juga aku tahu kalau Masjid Biru memiliki menara terbanyak (6 menara) setelah Masjidil Haram (7 menara). Secara aku suka banget bangunan yang indah dan warna biru >o< jadi pingin banget ke Masjid Biru. Hehehe :D

Terus, ibuku juga suka banget promosi pemain bola timnas Yunani dan Turki. Kata ibuku mereka ganteng-ganteng. Ya begitulah ibuku. Tapi aku belum pernah mencari informasi tentang mereka, hahaha. 

Apalagi yaa, ya ampun, ini, sinetron Turki yang pernah atau mungkin juga pertama kali diputar di Indonesia, yaitu Forbidden Love (judul asli Aşk-ı Memnu) dan dimainkan oleh Kıvanç saat itu tahun 2011 disiarkan di MNCTv. Jelas aku penasaran banget dan berhasil membuat salah satu teman SMA ku jadi penggemar Kıvanç Tatlıtuğ.

Setelah sekian lama tidak berkontak dengan PerTurki-an, akhirnya zaman kuliah tahun pertama 2012an, akhirnya aku ngepoin Turki lagi. Gara-gara melihat sebuah buku bertuliskan "ERDOGAN: Muadzin Istanbul Penakluk Sekularisme Turki", kepincut sama judulnya, kok kayak nama-nama karakter di dunia fantasi zaman naga-naga gitu yaa. Langsung aku lihat buku itu. Oh ternyata Erdogan adalah nama Perdana Menteri Turki yang religius. Karena ini juga aku sampai mencari-cari informasi tentang politik di Turki :D Pada dasarnya aku memang suka tentang politik di dunia ini. Seru sih. Ada lagi yang lucu, temanku yang penggemar Kıvanç, mempromosikan beberapa aktor Turki padaku, salah satunya Çağatay Ulusoy. Cowok ini cakep banget XD terus, Kapanlagi.com juga pernah memposting list tentang pria-pria tertampan di dunia, dan kebanyakan adalah aktor Turki. hehehehe :D Ada seorang teman kuliah yang pernah pergi ke Turki (sepaket sama Umroh). Kata dia, sepanjang mata memandang cakep semua. XD bener-bener deh. Lalu Ramadhan tahun ini, KompasTv juga memutar sinetron Turki berjudul Yamak Ahmet. Tambah suka sama Turki deh.

Nah, karena sinetron-sinetron Turki tersebut tidak ditayangkan sampai tamat, jadi terpaksa download dan tidak ada subtitle dalam Bahasa Inggris :'( Karena itu saya termotivasi belajar Bahasa Turki (tapi nggak mulai-mulai) agar bisa memahami sinetron-sinetron tersebut. Suatu hari saat semester 3, aku punya hobi baru, yaitu main chat-roulette bareng teman-teman kuliah. Dapat sih teman Turki, sekuler orangnya, cuma ada beberapa pertanyaannya yang menohok banget. Tapi lama-kelamaan nggak menyenangkan juga berteman sama dia. Jadi saya block deh :D Padahal cakep, mata hijau, rambut coklat, brewokan *selera aku banget. Tapi sifatnya nggak banget. Biasa lah orang dunia maya kayak apa sih :P

Lalu pada semester 4-5 ini lagi hobi banget baca kehidupan di sana. Unik banget sih, apalagi kehidupan wanita-wanita Indonesia yang menikah dengan orang Turki. Bittersweet gitu kisah mereka. Setiap negara memang memiliki keunikkan masing-masing dan aku harap suatu hari nanti bisa berpetualang di Turki. Amiin